Skip to main content
Banawa Maiyah

follow us

Like Facebook | Follow Instagram

99 untuk Tuhanku

Tuhanku
aku takut Kau tinggalkan
sendiri di kamar ini.
jika Kau pergi
tak hilang bayang di mataku
jika Kau berlalu
jikapun padam lampu-lampu
makin mendesak ke Kasihku
makin menenggelamkan kalbu.
Tuhanku
jangan pergi
aku takut diganggu 
sunyi
oleh bunyi nafasku sendiri.
Kekasih,
tentukanlah nasibku
aku takut menempatkan diri
takut duduk, takut berdiri
ngeri memijak lantai
Kekasih
Kekasih
genggamlah aku
takut aku bersentuhan
dengan siang 
maupun malam.

(halaman 40)

Penulis : Emha Ainun Nadjib
Penerbit : Pustaka
Cetakan Pertama 1983
Dipublikasikan : Banawa Maiyah

You Might Also Like:

Buka Komentar