Skip to main content
Banawa Maiyah

follow us

Like Facebook | Follow Instagram

Doa Mohon Kutukan


SAWAH ITU RAHIM IBUNDA

Oleh: Emha Ainun Nadjib 

(1)
Sawah itu rahim Ibunda
Yang mengandungmu dengan sengsara 
Melahirkanmu dengan hentakan rasa sakit
Sambil berurai airmata cinta

Padi dan palawija di atasnya
Menyusui perjalanan sejarahmu
Padi, sawah, alam, bukanlah bagian dari dirimu
Engkaulah bagian yang bergantung pada mereka

(2)

Jika diinjak oleh kaki para petani
Sawah-sawah merasa amat bahagia
Tercapan cangkul Bapak-Bapak itu
Membuat mereka memperoleh kemuliaan
dari Sang Maha Agung Pemiliknya

Sama mulianya dengan ayam yang disembelih
Sama tinggi karamahnya dengan buah
yang dipetik dari tangkainya
Serta akan berbarengan memasuki surga
Dengan tanah yang diperlihara kegunaanya
buat kesejahteraan manusia

Hati petani adalah lumpur
Sangat karib dengan Tuhan dan penuh syukur
Hujan keringat mereka telaga
Tempat para Malaikat mandi jiwa

(3)

Tapi kelak engkau akan terpana
Karena sawah-sawah berpindah
tempat tinggalnya
Dari bersemayam agung di alam semesta
Sawah-sawah ditransmigrasikan ke buku-buku
administrasi negara

Kemudian engkau akan lebih terheran-heran
Karena Negara pun telah berganti
alamatnya
Dari kampung permai hatinurani rakyat
Berpindah ke genggaman tangan 
sekelompok orang yang berlagak malaikat

(4)

Sawah adalah rahim Ibunda
Rahim adalah kelopak bunga kasih Tuhan
kepada hamba-hambaNya
Kepada siapa pun yang mengingkarinya
Tuhan menyatakan perang kepadanya.

***
(halaman 79-80)

Sumber : Buku Doa Mohon Kutukan
Penulis : Emha Ainun Nadjib
Penerbit : Risalah Gusti
Cetakan Pertama 1995
Dipublikasikan : Banawa Maiyah

You Might Also Like:

Buka Komentar